Perbedaan Ujian Bahasa Inggris dalam TOEFL dan IELTS

Ujian Bahasa Inggris Untuk TOEFL dan IELTS

Bahasa Inggris sekarang menjadi bahasa wajib di dunia internasional. Banyak perusahaan multinasional atau universitas di luar negeri yang mempersyaratkan kemampuan berbahasa Inggris. Untuk membuktikan kemampuan berbahasa Inggris Anda, tentu saja Anda perlu mengikuti ujian kelancaran berbahasa Inggris yang diakui seluruh dunia.

TOEFL dan IELTS Menjadi Syarat

Pada umumnya sertifikat ujian yang paling sering diminta oleh institusi-institusi pendidikan tinggi di luar negeri adalah IELTS (International English Language Testing System). Meskipun banyak yang mempersyaratkan adanya sertifikat IELTS, tidak sedikit juga yang mempersyaratkan sertifikat TOEFL. TOEFL merupakan sebuah test yang hasilnya dapat menjadi tolak ukur seseorang dalam penguasaan Bahasa Inggris, karena memang Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa Internasional.


Jenis Ujian Dalam TOEFL

Bahasa Inggris untuk TOEFL

Sekarang akan kita bahas apa perbedaan dari TOEFL dan IELTS. Pada masa sekarang, kebanyakan tes TOEFL berbasis internet (iBT). Adapun ujian yang termasuk dalam TOEFL adalah dari:

  1. Reading
    Pertanyaan akan berupa pilihan ganda. Sebelum menjawab pertanyaan-pertanyaan pilihan ganda, terdapat 4 – 6 teks yang harus Anda baca dengan seksama. Jenis teks yang disajikan bisa bermacam-macam, bisa teks berita, teks deskriptif atau yang lainnya. Tujuannya adalah agar Anda dapat memahami teks, gagasan utama, kosakata bahasa, kesimpulan, makna dan ragam retorika.
  2. Listening
    Pertanyaan akan berupa pilihan ganda. Sebelum menjawab pertanyaan-pertanyaan pilihan ganda, terdapat 2 – 3 jenis percakapan dan 4 – 6 jenis kuliah yang harus Anda dengarkan dengan cermat. Anda harus menyimak detil penting, kesimpulan, intonasi, hingga kosakata bahasa. Hal ini akan menguji seberapa peka pendengaran Anda terhadap pengucapan dalam Bahasa Inggris
  3. Speaking
    Anda akan berbicara melalui mikrofon yang telah disediakan. Suara Anda akan direkam untuk didengarkan oleh penilai setelah selesai. Dua pertanyaan berupa topik umum seperti latar belakang Anda atau objek lain yang berhubungan dengan Anda. Pada sesi ini Anda harus menjelaskan dan menjawab hal-hal yang Anda ketahui secara umum dengan memperhatikan kaidah Bahasa Inggris yang semestinya. Dua pertanyaan berikutnya berupa ringkasan informasi dari teks yang Anda baca dan percakapan yang Anda dengar yang harus Anda buat. Jangan lupa tambahkan opini Andam.
  4. Writing
    Anda harus menulis dua esai pendek. Satu untuk opini Anda mengenai topik umum, seperti lebih tempat tinggal ideal atau gaya hidup ideal. Kemudian esai berikutnya adalah meringkas atau mereview dari teks dan ceramah/kuliah, dimana keduanya saling bersinggungan. Anda harus membandingkan dan membedakan, lalu memaparkan informasi yang berseberangan.
Bahasa Inggris Untuk IELTS

Pada sisi IELTS sesi ujian yang termasuk di dalamnya sama dengan TOEFL, yaitu reading, listening, speaking, dan writing. Perbedaan dari IELTS dan TOEFL adalah konten yang diuji dari setiap sesi.

Jenis Ujian Dalam IELTS

  1. Reading
    Ada tiga teks, entah berjenis deskriptif, naratif, atau lainnya yang bersumber dari buku kuliah atau surat kabar atau majalah. Ada satu yang selalu tentang opini. Pertanyaan-pertanyaan di IELTS lebih beragam. Bisa saja Anda harus mencocokkan sub-judul pada paragraf yang sesuai atau melengkapi kesimpulan dengan kata-kata dari teks. Atau mengisi tabel, bagan, atau gambar dengan jawaban dari teks. Bisa juga Anda mendapatkan pertanyaan berupa pilihan berganda mengenai kata kunci. Atau menjawab betul atau salah, atau mencocokkan kata-kata dengan konteksnya. Ada juga yang berupa jawaban pendek yang tinggal Anda cari di dalam teks itu sendiri. Jangan lupa untuk teliti.
  2. Listening
    Ada empat bagian. Yang pertama biasanya berupa transaksi, seperti seseorang yang mendaftar di suatu tempat atau bertanya mengenai sesuatu. Bagian kedua berupa ceramah/kuliah mengenai sesuatu hal, seperti dekan yang tengah memberitahu aturan perkuliahan. Bagian ketiga berupa konteks akademis dan yang terakhir ceramah/kuliah. Selain mengisi kesimpulan, tabel, menjawab pilihan berganda, memberi label pada gambar atau diagram, ada juga jenis pembagian informasi dalam kategori yang berbeda. Anda harus segera menyalin jawaban sembari mendengarkan.
  3. Writing
    Ada dua bagian, dimana yang pertama Anda harus meringkas informasi dari tabel atau bagan dalam 300 kata. Yang kedua berupa opini Anda mengenai suatu masalah seperti: “Sudah bukan zamannya dimana perempuan hanya berdiam diri di rumah dan mengurus rumah tangga” misalnya.
  4. Speaking
    Bagian pertama berupa perkenalan diri dan pertanyaan-pertanyaan seputar topik umum selama dua menit, seperti latar belakang Anda atau hobi dan pertanyaan umum lainnya. Bagian berikutnya berupa sambungan dari bagian sebelumnya yang menggali lebih dalam lagi, seperti mengapa hal itu bisa terjadi, mengapa Anda menyukai hobi tersebut, dan pertanyaan sejenis lainnya.

Pada akhirnya, Anda memilih TOEFL atau IELTS itu tergantung dari kebutuhan yang anda perlukan. Berikut ini adalah artikel untuk mendapatkan score TOEFL tinggi atau score IELTS tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *