Buat Pemula : 3 Gunung Yang Dijamin Membuatmu Ketagihan!

Suasana gunung yang membuat ketagiahan

Apakah Anda pemula dan belum pernah merasakan ketagihan mendaki gunung? Bagi kebanyakan orang, alam merupakan tempat bermain dan tempat untuk menghilankan stres. Kebanyakan dari kita memilih untuk berlibur menikmati keindahan alam demi kabur dari kesibukan. Keindahan Alam bisa Anda pilih mulai dari pantai, alam bawah laut, hingga ke puncak gunung. Indonesia dikaruniai beberapa jajaran pegunungan yang begitu mempesona. Bahkan, gunung-gunung kecil pun mempunyai pesona yang tidak akan pernah bisa diungkapkan dengan kata-kata. Pesona inilah yang menghadirkan rasa penasaran diantara beberapa pendaki untuk menembus batas dan memacu dirinya sendiri agar mampu sampai di puncak.

Bagi pemula atau orang yang belum pernah mendaki gunung selalu ada ketertarikan untuk mencoba menapaki puncak. Selain ketertarikan, ada juga rasa was-was atau khawatir karena belum pernah mendaki gunung. Tapi, jangan terlalu khawatir asal persiapan matang dan tidak melakukan hal-hal aneh di gunung maka bisa dipastikan akan bisa kembali dengan selamat. Nah, berikut ini adalah gambaran gunung yang dijamin membuat para pemula ketagihan.

Gunung Merbabu

Ketagihan Gunung Merbabu Via Selo

Bagi Anda yang belum tahu, Gunung Merbabu merupakan sebuah gunung yang melewati 4 kota yaitu Salatiga, Boyolali, Semarang, dan Magelang. Gunung ini memiliki ketinggian 3.142 meter diatas permukaan laut (mdpl). Ada lima jalur pendakian yang bisa Anda pilih. Umumnya hanya tiga jalur yang sering digunakan. Adapun ketiga jalur tersebut adalah Jalur Selo, Jalur Suwanting, dan Jalur Wekas. Bagi Anda yang merupakan pemula, kami menyarankan untuk melalui Jalur Selo. Selo sendiri merupakan suatu daerah di Boyolali dimana merupakan basecamp atau tempat terakhir sebelum pendakian dimulai.

Seperti halnya gunung lainnya, pada basecamp di Selo juga akan dikenakan biaya untuk perawatan lingkungan dan SAR. Biaya yang dibebankan pada pendaki berkisar antara 15-20 ribu/orang. Jalur Selo merupakan jalur yang relatif landai dan aman untuk didaki oleh pemula. Namun karena landai jarak tempuhnya lebih jauh, sehingga bisa memakan waktu 8-10 jam untuk mendaki hingga puncak. Berikut sedikit rincian waktu pendakian :

  • Basecamp – Pos 1 : 150 menit
  • Pos 1- Pos 2 : 120 Menit
  • Pos 2 – Sabana : 60 Menit
  • Sabana – Pos 3 : 60 Menit
  • Pos 3 – Puncak Kenteng Songo : 70 menit
  • Puncak Kenteng Songo – Puncak : 50 Menit

Gunung Lawu

Ketagihan Gunung Lawu Via Cemoro Sewu

Gunung Lawu adalah gunung yang terletak diantara tiga kabupaten. Ketiga kabupaten tersebut adalah Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Magetan, dan Kabupaten Ngawi. Susunan dari Gunung Lawu mempunyai tiga bagian puncak yaitu Puncak Hargo Dalem, Puncak Hargo Dumiling, dan puncak yang paling tertinggi dari gunung ini adalah bernama Puncak Hargo Dumilah. Selain itu, kawasan Gunung ini juga mempunyai beberapa hutan yang terkenal yaitu Hutan Dipterokrap Bukit, Hutan Dekteropkap Atas, Hutan Montane, dan Hutan Ericacaous. Ketinggian Gunung Lawu adalah 3.265 meter diatas permukaan laut (mdpl). Jalur pendakian favorit Gunung Lawu ada dua yaitu jalur cemoro sewu dan cemoro kandang. Bagi Pemula, kami menyarankan untuk melewati cemoro sewu yang ada di Kabupaten Magetan.

Jalur cemoro sewu sangat terkenal untuk kalangan pemula. Hal ini dikarenakan terdapat tangga yang membantu proses di awal pendakian. Meskipun hanya ada diawal track tetapi ini sangat membantu bagi para pemula. Ketika berada di Base Camp Cemoro Sewu, kamu bisa mengurus registrasi sebelum muncak ke Gunung Lawu. Biasanya yang diminta hanyalah menunjukkan KTP dan membayar biaya registrasi sebesar 10 ribu perpendaki.

Di jalur ini anda akan melewati dua mata air yaitu sendang Panguripan di pos 1 dan Sendang Drajad yang mana terletak di pos 4 atau 5. Bahkan, Anda akan menjumpai pedagang gorengan, minuman hangat, dan mie instan di pos 1. Gunung Lawu memiliki keunikan tersebut padahal sangat jarang bisa ditemui adanya pedagang di jalur pendakian pada gunung mana pun.

Berikut estimasi waktu pendakian via cemoro sewu :

  • Basecamp – Pos 1 : 70 menit
  • Dari Pos 1 – Pos 2 : 60 menit
  • Dari Pos 2 – Pos 3 : 75 menit
  • Sedangkan Pos 3 – Pos 4 : 90 menit
  • Pos 4 – Pos 5 : 75 menit
  • Pos 5 – Puncak : 90 menit

Gunung Prau

Ketagihan Gunung Prau Via Pathek

Dataran tinggi Dieng merupakan daerah wisata yang terkenal. Acara Jazz Diatas Langit juga diadakan di kawasan wisata dieng. Namun, tahukah Anda jika terdapat puncak gunung di kawasan wisata Dieng? Gunung Prau merupakan gunung yang berada di kawasan wisata Dieng. Lokasi Gunung Prau terletak di tapal batas antara tiga kabupaten yang meliputi wilayah Kabupeten Batang, Kendal dan Wonosobo. Gunung Prau sangat populer dikalangan traveler dan menjadi salah satu destinasi pendakian favorit di kalangan pendaki gunung, terutama di wilayah Jawa sejak tahun 2014 silam. Terlebih bagi para pendaki pemula karena pendakiannya membutuhkan jarak tempuh yang relatif singkat, yaitu sekitar 2-3 jam saja.

Untuk mencapai puncak Gunung Prau, para pendaki bisa memilih beberapa jalur pendakian dengan tingkat kesulitan yang berbeda.  Adapun jalur pendakian yang paling populer ada tiga, yaitu Jalur Praten, Jalur Pathak, dan Jalur Kenjuran. Mayoritas pendaki memilih Jalur Pathak yang berada di Wonosobo. Kami pun menyarankan bagi pemula untuk melewati jalur ini.

Jalur Pathak dinilai lebih mudah. Bisa dilihat dari basecamp hingga ke pos 1 masih lah melewati daerah pemukiman warga. Kemudian dari basecamp, para pendaki bisa memulai pendakian dengan menapaki tangga dengan jumlah sekitar 120-an anak tangga.  Barulah setelahnya jalur berpasir siap menemani perjalanan menuju puncak. Setelah jalur dengan kondisi jalan berpasir habis, para pendaki akan menemukan jalan selebar 2,5 meter berbatu yang sudah tertata rapi dan merupakan jalur kendaraan. Satu hal yang unik adalah pada track berbatu ini terdapat ojek yang siap mengantar Anda dengan ongkos 20.000.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *